Jika Rodas Terwujud, Konsentrasi Parpol Terpecah



UJUNGBATU - Sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), diam-diam mulai membicarakan rencana pemekaran Kabupaten Rokan Darussalam (Rodas). Dan, jika Rodas terbentuk sudah pasti konsentrasi parpol akan ikut terpecah.

"Memang betul, kalau Kabupaten Rodas terbentuk sudah pasti konsentrasi parpol akan ikut terpecah. Sebab, selama ini kita hanya konsentrasi persiapan Pilgubri 2008 dan Pemilu 2009. Nah, kalau Rodas terbentuk tentu PR alias pekerjaan rumah kita akan bertambah," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Rohul, Drs Sudirman As kepada Metro Riau, Kamis (28/2).

Menurut Sudirman, jika Kabupaten Rodas terbentuk, tentu persaingan yang akan diperebutkan para parpol dengan sendirinya bertambah. Paling tidak, masing-masing parpol berusaha membuka cabang di wilayah yang baru guna mendapatkan dukungan suara rakyat, baik untuk menghadapi Pilgubri, Pemilu maupun Pilkada bupati sebagai wilayah otonom yang baru.

"Itu sudah biasa. Dulu ketika Rohul ini dimekarkan dari Kabupaten Kampar, para parpol juga kelabakan dibikinnnya. Karena saat itu, tidak semua parpol memperkirakan Kabupaten Rohul akan lahir begitu cepat. Akibatnya, membuka cabang pun terpaksa dilakukan parpol secara tergesa-gesa," jelas Sudirman.

Berangkat pengalaman itu, lanjut calon Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Rohul ini, dari sekarang parpol perlu menyiapkan langkah-langkah kongkrit agar suatu saat tidak kelabakan lagi. Sebab, apabila pendirian cabang sebuah parpol di wilayah yang baru dengan tergesa-gesa jelas akan berpengaruh pada perolehan suara rakyat yang diharapkan oleh parpol bersangkutan.

"Sebagai salah satu parpol terbesar di Indonesia, tentu PPP tidak mau dikatakan kalah start. Apalagi, selama ini hubungan emosional PPP dengan masyarakat di Rodas cukup baik," ujarnya.

Sementara adanya isu, para ninik mamak dan tokoh adat di Rodas belum satu kata mendukung pemekaran wilayah itu akhirnya dibantah oleh Datuk Rasyidin Bimbo, salah seorang tokoh ninik mamak Kecamatan Ujungbatu.

"Siapa bilang kami tak satu kata mendukung pemekaran. Kami para ninik mamak di Rodas ini sudah sering menggelar pertemuan dan sampai sekarang sikap kami tak pernah berubah yakni mendukung terwujudnya Kabupaten Rodas," katanya kepada Metro Riau, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, isu ninik mamak di Rodas itu pecah sengaja ditiupkan orang-orang atau kelompok yang tidak senang dengan pemekaran Kabupaten Rodas. Namun, para ninik mamak di Rodas tidak akan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang hanya akan mengadu-domba sesama masyarakat.

"Sebagai ninik mamak, kami tentu wajib mendukung keinginan anak cucu dan kemenakan kami yang mau memajukan daerah ini. Makanya, setiap jumpa bapak Bupati Rohul, kami selalu katakan bahwa kami para ninik mamak tidak mungkin menghalangi keinginan anak cucu dan kemenakan kami," katanya.

Ditambahkan, meski suatu saat Kabupaten Rodas harus berpisah dengan Kabupaten Rohul, namun hubungan antar warga yang selama ini sudah terjalin dengan baik tidak akan hilang. Karena secara historis maupun keyakinan terhadap ajaran Islam, dari dahulu tidak bisa dipisahkan. Kalaupun sekarang harus pisah, itu hanya masalah administrasi negara dan tidak perlu dikhawatirkan.

0 comments:

Post a Comment

 

UjuNgBatu Online © 2012 Design by AbheLink | Sponsored by ClarkDown